Total Pageviews

Tuesday, 9 July 2013

Geodatabase

Kajian metoda import data ke geodatabase

Pendahuluan
Ketidakteraturan penyimpanan data di berbagai direktori menyebabkan lamanya pencaharian data untuk mengolah kumpulan data raster, vektor dan tabel. Jumlah data tinggi membutuhkan suatu sistem yang dapat mengatur serta mengelola kumpulan-kumpulan data tersebut. Di bank data terdapat software yang dapat mengolah, mengelola serta memproses data-data tersebut, software ArcGis terbaru ini diharapkan dapat membantu pengelolaan data di Bidang Pengembangan Bank data Penginderaan Jauh. 

Dasar Teori
Definisi 
Geodatabase
Geodatabase ArcGis adalah kumpulan dari berbagai macam jenis data geografis  yang terdapat dalam sistem berkas folder biasa, basis data Ms access, atau DBMS multiuser (seperti Oracle, Microsoft SQL Server, PostgreSQL, Informix, or IBM DB2). 
Geodatabase dapat terdiri dari berbagai macam ukuran seperti geodatabase skala kecil  pengguna tunggal (single-user databases ) sampai ke geodatabase banyak pengguna (workgroup/ enterprise )
Geodatabase tidak hanya berarti kumpulan data saja akan tetapi term geodatabase memiliki banyak makna dalam arcgis.
Ini adalah bentuk penyimpanan informasi geografis yang dapat menggunakan DBMS. Kita dapat mengakses dan bekerja dengan kumpulan data ini melalui arcgis ataupun DMBS seperti SQL.
Geodatabases memiliki model informasi yang komprehensif untuk mewakili dan mengelola informasi geografis. Model informasi yang komprehensif dapat diimplementasikan sebagai serangkaian tabel yang berisi fitur kelas, dataset raster, dan atribut. Selain itu, objek data GIS canggih menambahkan sifat GIS, aturan untuk mengelola integritas spasial, dan alat untuk bekerja dengan berbagai hubungan spasial dari fitur inti, raster, dan atribut.
Logika software Geodatabase menyediakan logika aplikasi umum digunakan di seluruh ArcGIS untuk mengakses dan bekerja dengan semua data geografis dalam berbagai file dan format. Hal ini mendukung proses geodatabase, dan itu termasuk mengolah shapefile, dibantu komputer drafting (CAD) file, jaringan tidak teratur Triangulasi (TINS), grid, data CAD, citra, Geografi Markup Language (GML) file, dan berbagai data GIS sumber lainnya .
Geodatabases memiliki model transaksi untuk mengelola data alur kerja GIS.
ArcGIS Desktop dapat berlisensi dalam tiga tingkat yaitu: ArcView, ArcEditor, and ArcInfo. Penggunaan geodatabase dapat tergantung dari ketiga tingkat lisensi ini. 
Fasilitas/kegunaan geodatabase dalam ArcGIS Desktop secara esensial sama dengan lisensi ArcEditor or ArcInfo. 
Untuk lisensi arcview fasilitas geodatabasenya memang terbatas 

Import data 
Penarikan atau perolehan kelas fitur, tabel dan kumpulan data raster terdiri atas berbagai jenis cara, baik secara manual ataupun automatis. Jenis-jenis kumpulan data yang dapat diimpor adalah Feature class, Table dan Raster Dataset. 

Tujuan dan sasaran
Efisiensi ukuran data , kerapihan data, percepatan akses dan pencaharian data, mengurangi duplikasi data. Geodatabase dapat di distribusikan dalam server.

Pembahasan dan permasalahan
Ketidak seragaman 
Jenis data vektor seperti (shp, erv, evf, dgn, svg dan lainnya)
Jenis format data raster baik (seperti tiff, geotiff, jp2, ers, ecw dan lainnya)
Software pengolah (Arcview, arcgis, envi, ermapper, pci, erdas, ilwiss, quantum gis, dan lainnya)

Isi dari geodatabase dapat berupa 
Vektor ( feature class, feature dataset)
Raster (Raster Catalog, Raster dataset dan mosaic dataset)

Solusi dan Kendala
Untuk membangun suatu geodatabase maka dibutuhkan suatu skema utama dalam pembentukannya. 
Untuk data Raster
Konversi metadata ke bentuk format XML (Arcgis)
Upload XML ke Geodatabase

Penutup dan kesimpulan
Penggunaan gdb atau geodatabase  akan memudahkan pengaturan kumpulan data di kemudian hari. Segala faktor kemudahan dan keuntungan dapat ditingkatkan ke depannya meski pun mempertimbangkan kerugian yang harus dihindari.




No comments:

Post a Comment

arcgisol